Example floating
Example floating
Berita IndonesiaInternasionalNasionalTeknologiUncategorized

Jakarta Salip Tokyo, Duduki Posisi Kedua Kota Terbesar Dunia Versi PBB

18
×

Jakarta Salip Tokyo, Duduki Posisi Kedua Kota Terbesar Dunia Versi PBB

Sebarkan artikel ini

Jakarta-Berindonews. Id|

Jakarta resmi menempati peringkat kedua sebagai kota terbesar di dunia berdasarkan jumlah penduduk menurut laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Populasi Jakarta tercatat mencapai 41,9 juta jiwa, menempatkannya tepat di bawah Dhaka yang kini berada di posisi puncak.

Laporan tersebut dirilis PBB melalui kajian World Urbanization Prospects yang disusun Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB (DESA). Dalam laporan itu, Tokyo yang selama ini dikenal sebagai kota megapolitan justru turun ke posisi ketiga.

DESA PBB mencatat pertumbuhan penduduk Jakarta berlangsung lebih cepat dibandingkan Tokyo dan sejumlah kota besar lainnya. Tren ini membuat posisi Jakarta melesat dalam daftar kota dengan populasi terbesar di dunia.

Tokyo sendiri diproyeksikan mengalami penurunan jumlah penduduk dalam beberapa dekade mendatang. Populasi kawasan perkotaan Tokyo diperkirakan menyusut dari 33,4 juta jiwa pada 2025 menjadi 30,7 juta jiwa pada 2050.

Dengan tren tersebut, Tokyo diprediksi akan turun ke peringkat ketujuh kota terbesar dunia pada pertengahan abad ini. Penurunan ini dipengaruhi oleh laju kelahiran yang rendah dan penuaan penduduk.

Sementara itu, Dhaka diproyeksikan menjadi kota terbesar di dunia dengan jumlah penduduk mencapai 52,1 juta jiwa. Pertumbuhan pesat kawasan perkotaan menjadi faktor utama lonjakan tersebut.

PBB dalam laporannya menjelaskan definisi “kota” yang digunakan dalam pemeringkatan ini. Kota diartikan sebagai aglomerasi wilayah yang saling berdekatan dengan kepadatan minimal 1.500 penduduk per kilometer persegi dan populasi setidaknya 50.000 jiwa.

Perhitungan untuk Tokyo mencakup kawasan perkotaan yang meluas hingga prefektur tetangga seperti Saitama, Chiba, dan Kanagawa. Namun, jumlah penduduk wilayah administratif Tokyo sendiri hanya sekitar 14 juta jiwa.

Data tersebut disusun untuk membantu pembuat kebijakan dan peneliti memahami arah perkembangan perkotaan global. Pengelolaan pertumbuhan kota secara berkelanjutan dinilai krusial bagi masa depan manusia dan lingkungan.

PBB menekankan bahwa tantangan kota besar tidak hanya soal jumlah penduduk, tetapi juga kualitas hidup. Isu transportasi, perumahan, energi, dan perubahan iklim menjadi perhatian utama.

Laporan itu juga mencatat dunia semakin terurbanisasi dari tahun ke tahun. Saat ini, sekitar 45 persen dari total 8,2 miliar penduduk dunia tinggal di kawasan perkotaan.

Angka tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan kondisi pada 1950. Urbanisasi cepat menjadi fenomena global yang sulit dihindari.

PBB memproyeksikan sekitar dua pertiga pertumbuhan penduduk dunia antara 2025 hingga 2050 akan terjadi di wilayah perkotaan. Sebagian besar sisanya diperkirakan terjadi di kota-kota kecil.

Meski demikian, tidak semua kota besar akan terus tumbuh. Sejumlah negara diprediksi mengalami penurunan signifikan populasi perkotaan pada 2050.

Jepang dan Tiongkok disebut sebagai contoh negara dengan tren tersebut. Faktor utama penurunan adalah tingkat kelahiran yang rendah dan berkurangnya jumlah penduduk usia produktif.

Dalam daftar 10 kota terbesar dunia pada 2025, Tokyo dan Seoul menjadi dua kota yang diperkirakan mengalami penyusutan populasi. Kondisi ini menjadi sinyal perubahan besar dalam peta urbanisasi global.

Bagi Jakarta, posisi kedua dunia menjadi peluang sekaligus tantangan serius. Pertumbuhan penduduk harus diimbangi dengan perencanaan kota yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan.

PBB menilai kemampuan kota mengelola pertumbuhan akan menentukan keberhasilan pencapaian target iklim global. Kota-kota besar seperti Jakarta memegang peran strategis dalam agenda tersebut.

Dengan status sebagai kota terbesar kedua dunia, Jakarta kini berada di panggung global. Ke depan, kualitas tata kelola kota akan menjadi penentu, bukan sekadar angka populasi.

(Red

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!