Example floating
Example floating
Berita IndonesiaNasionalPemerintahSumatera UtaraUncategorized

PEMKAB SAMOSIR TERIMA HIBAH BMN RP37 MILIAR DARI KEMENTERIAN PU, DORONG PARIWISATA DAN SELESAIKAN MASALAH SAMPAH

101
×

PEMKAB SAMOSIR TERIMA HIBAH BMN RP37 MILIAR DARI KEMENTERIAN PU, DORONG PARIWISATA DAN SELESAIKAN MASALAH SAMPAH

Sebarkan artikel ini

SAMOSIR – Berindonews.id|

Pemerintah Kabupaten Samosir resmi menerima aset Barang Milik Negara (BMN) senilai Rp37 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia. Bantuan strategis ini difokuskan untuk mempercepat pengembangan sektor pariwisata unggulan serta memberikan solusi permanen terhadap persoalan pengelolaan sampah di daerah tersebut.

Penyerahan aset dilakukan langsung oleh Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Yenni Mulyadi, kepada perwakilan Pemkab Samosir. Prosesi penandatanganan berita acara serah terima berlangsung di Lobby Lantai II Kantor Bupati Samosir, Rabu (15/04/2026).

Empat Paket Pekerjaan Strategis

Hibah ini mencakup empat paket pekerjaan infrastruktur vital yang telah diselesaikan dengan nilai investasi signifikan, antara lain;

1. Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) (TA 2023–2024) yang menjadi jawaban atas tantangan pengelolaan limbah domestik.

2. Pengadaan alat berat untuk penataan persampahan dan pengolahan air limbah (TA 2024) guna mendukung operasional dinas terkait.

3. Penataan lanskap Sibea-bea di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba (TA 2023).

4. Optimalisasi penataan kawasan Sibea-bea (TA 2023) untuk memperkuat daya tarik wisata religi dan alam.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, ST, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan pemerintah pusat. Menurutnya, hibah ini menjadi katalisator penting yang tidak hanya meringankan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga mempercepat target pembangunan daerah.

Jika hanya mengandalkan APBD, tentu kami akan kesulitan. Dukungan dari pemerintah pusat melalui hibah BMN senilai Rp37 miliar ini sangat membantu percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan pariwisata,” tegas Vandiko.

Secara spesifik, kehadiran fasilitas TPA modern dinilai sebagai solusi konkret yang telah lama dinantikan. Hal ini akan mengakhiri kesulitan teknis yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan sampah, sehingga kebersihan lingkungan dapat terjaga lebih baik.

Di sisi lain, revitalisasi kawasan Sibea-bea telah mengubah wajah pariwisata Samosir. Kawasan tersebut kini bertransformasi menjadi ikon baru yang mempesona, memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi super prioritas nasional dan magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pemerintah Kabupaten Samosir menegaskan komitmennya untuk segera mengoptimalkan seluruh aset yang diterima. Pemanfaatan maksimal dari hibah ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

 

(Paraloan Pakpahan, S.I.Kom.)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!