Example floating
Example floating
Uncategorized

Operasional TPA Burangkeng Kembali Berjalan Normal, DLH Pastikan Tidak Ada Lagi Antrean Truk Sampah

28
×

Operasional TPA Burangkeng Kembali Berjalan Normal, DLH Pastikan Tidak Ada Lagi Antrean Truk Sampah

Sebarkan artikel ini

Kab. Bekasi, Berindonews.id|

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi memastikan seluruh kegiatan operasional di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng sudah kembali berjalan normal. Kondisi ini dipastikan langsung oleh Humas DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, pada Minggu (26/4/2026), setelah sebelumnya sempat terganggu beberapa hari terakhir.

Dedi menjelaskan, saat ini pengelolaan alat berat di lokasi tersebut sepenuhnya diserahkan kepada pihak ketiga. Kebijakan yang telah berjalan hampir dua tahun ini dinilai lebih efektif dalam menjamin ketersediaan alat kerja serta meminimalisir gangguan yang bisa menghambat pekerjaan.

Seluruh alat berat yang digunakan di TPA Burangkang dikelola oleh pihak ketiga, dan ini sudah berjalan hampir dua tahun. Hasilnya cukup efektif, karena kini tidak lagi ditemui kendala kerusakan alat maupun kekurangan unit kerja di lapangan,” ujarnya.

Menurut dia, sistem pengelolaan tersebut membuat jalannya operasional menjadi jauh lebih stabil. Keberadaan tenaga pengoperasi alat pun terjamin, sehingga seluruh rangkaian pengolahan sampah dapat berlangsung lancar tanpa gangguan berarti.

Tenaga pengoperasi terjamin keamanan dan keberadaannya, alat pun selalu tersedia. Yang paling penting saat ini sudah tidak ada antrean kendaraan pengangkut sampah. Kondisi inilah yang terus kami jaga agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” katanya.

Ia mengungkapkan, gangguan operasional yang terjadi sebelumnya disebabkan oleh kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) industri yang cukup signifikan. Kenaikan harga tersebut berdampak langsung pada besaran biaya operasional yang harus ditanggung pihak pengelola, bahkan berada di luar hitungan yang telah disepakati dalam kontrak kerja.

“Masalah yang terjadi bukan karena kelangkaan bahan bakar, melainkan kenaikan harganya yang cukup tinggi dan tidak tercantum dalam kesepakatan kontrak. Hal itulah yang sempat membuat kegiatan kerja terhenti sementara waktu,” jelasnya.

Menyikapi kondisi tersebut, DLH bersama jajaran pimpinan daerah segera melakukan pembahasan mendalam guna menemukan solusi terbaik agar kegiatan di lapangan bisa kembali berjalan. Berkat upaya yang dilakukan, operasional di TPA Burangkeng akhirnya dapat dimulai kembali sejak hari Sabtu lalu.

“Alhamdulillah, setelah melalui serangkaian pembahasan, kegiatan sudah berjalan kembali mulai Sabtu kemarin. Untuk menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia, jumlah alat berat yang digunakan disesuaikan dari sebelumnya sekitar 22 unit menjadi 18 unit,” terangnya.

Ia menegaskan, penyesuaian jumlah alat tersebut dilakukan sebagai langkah efisiensi, tanpa menurunkan mutu dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Saat ini, kondisi di lapangan dinyatakan sudah pulih sepenuhnya.

“Saat ini semuanya sudah kembali normal, tidak ada kendala antrean, dan seluruh armada pengangkut sampah sudah kembali beroperasi. Hal itulah yang menjadi fokus utama kami dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Selain menyampaikan kondisi terkini di lapangan, Dedi juga mengimbau seluruh warga masyarakat untuk tidak membakar sampah di lingkungan sekitar. Imbauan ini disampaikan mengingat akan datangnya musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

“Kami mengharapkan dukungan dari masyarakat untuk tidak membakar sampah, karena hal tersebut membawa dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan tubuh. Terlebih saat cuaca sedang kering, risiko kebakaran akan semakin tinggi dan bisa menimbulkan kerugian yang lebih besar,” pungkasnya.

 

(Doloksaribu)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!