Bekasi, 25/03/2026-Berindonews.id|
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibitung pada hari pertama kerja usai libur Lebaran Idul Fitri 1447 H. Langkah ini diambil untuk menilai kesiapan layanan kesehatan menyusun prediksi peningkatan kunjungan pasien pasca masa mudik dan perayaan hari raya.
Dalam peninjauannya yang dimulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), Asep menemukan fakta adanya lonjakan jumlah pasien yang cukup signifikan. Sebagian besar pasien yang berobat mengeluhkan gangguan pencernaan, mulai dari diare, mual, hingga pusing. Berdasarkan analisis awal, keluhan kesehatan tersebut diduga kuat berkaitan dengan pola konsumsi makanan berlemak dan bersantan yang tinggi selama masa perayaan, serta potensi keracunan makanan.
Meskipun terjadi penumpukan di area IGD, Asep memberikan penilaian berbeda terkait kinerja sumber daya manusia. Ia menegaskan bahwa antrean tersebut bukan disebabkan oleh kelalaian atau keterlambatan pelayanan petugas, melainkan karena proses observasi medis yang harus dijalani pasien sebelum ditetapkan jenis penanganan selanjutnya. Dari total 1.026 tenaga kesehatan dan pegawai administrasi, seluruhnya hadir penuh dan tidak ada yang menerapkan sistem kerja jarak jauh. Hal ini memastikan rantai pelayanan tetap berjalan sesuai standar operasional.
Namun, kinerja tenaga medis tersebut ternyata tidak sejalan dengan kondisi infrastruktur rumah sakit. Dalam sidaknya, Asep menemukan sejumlah kerusakan fisik yang cukup memprihatinkan, di antaranya adanya kebocoran atap di beberapa ruangan yang menyebabkan ruangan tersebut tidak dapat difungsikan secara maksimal. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan pasien serta keamanan kerja bagi tenaga medis.
“Infrastruktur yang layak adalah syarat mutlak pelayanan kesehatan yang baik. Saya tidak bisa menerima alasan keterbatasan anggaran jika fasilitas dasar saja belum terpenuhi,” tegas Asep dalam keterangannya.
Ia pun memberikan peringatan keras dan tenggat waktu kepada manajemen RSUD Cibitung untuk segera melakukan perbaikan. Pemerintah Kabupaten Bekasi, lanjutnya, akan memantau perkembangan perbaikan tersebut dan tidak akan ragu mengambil langkah evaluasi lebih lanjut jika permasalahan ini dibiarkan berlarut-larut.
Pemerintah daerah juga berkomitmen akan melakukan pemantauan berkala tidak hanya di RSUD Cibitung, tetapi juga ke seluruh fasilitas kesehatan di wilayahnya. Tujuannya adalah memastikan bahwa hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan profesional dapat terpenuhi sepenuhnya.
(H.Doloksaribu)














