Example floating
Example floating
Berita IndonesiaNasionalPemerintahSumatera UtaraUncategorized

Berkat Komitmen Bupati Vandiko T. Gultom, Menteri PKP Kucurkan 556 Unit Bedah Rumah dan Penanganan 41,80 Hektare Kawasan Kumuh untuk Samosir

181
×

Berkat Komitmen Bupati Vandiko T. Gultom, Menteri PKP Kucurkan 556 Unit Bedah Rumah dan Penanganan 41,80 Hektare Kawasan Kumuh untuk Samosir

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Samosir –Berindonews.id|

Komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Samosir di bawah kepemimpinan Bupati Vandiko T. Gultom dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas permukiman kembali membuahkan hasil luar biasa. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melakukan kunjungan kerja ke wilayah ini dan secara resmi mengumumkan alokasi besar-besaran program nasional, yang merupakan wujud keberhasilan upaya advokasi dan sinergi yang dibangun oleh Bupati Vandiko bersama pemerintah pusat.

Dalam kunjungannya yang juga meninjau lokasi calon penerima manfaat di Kecamatan Simanindo, Menteri Maruarar menyampaikan kabar gembira bahwa untuk tahun anggaran 2026, Kabupaten Samosir akan mendapatkan bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 556 unit rumah. Angka ini merupakan kenaikan signifikan yang menunjukkan kepercayaan pemerintah pusat terhadap visi dan perencanaan pembangunan yang disusun oleh Pemkab Samosir di bawah pimpinan Vandiko T. Gultom.

“Untuk Samosir, bedah rumah 556 unit untuk tahun 2026. Ini kenaikan besar. Tahun ini anggaran ditingkatkan oleh Presiden, jadi harus dicek benar masyarakat yang berhak menerimanya,” tegas Menteri Maruarar saat memberikan arahan.

Secara khusus, dari total 556 unit tersebut, sebanyak 56 unit dialokasikan untuk renovasi rumah adat Batak. Langkah ini merupakan respons positif terhadap usulan yang diajukan oleh Bupati Vandiko T. Gultom, yang dalam kebijakannya tidak hanya fokus pada pemenuhan hunian layak huni, tetapi juga menjadikan pelestarian budaya lokal sebagai prioritas pembangunan daerah.

Selain program perumahan, melalui kolaborasi strategis yang dibangun oleh Bupati Vandiko T. Gultom bersama Kementerian PKP, wilayah ini juga mendapatkan program penanganan kawasan kumuh seluas total 41,80 hektare. Penanganan ini terbagi di dua lokasi strategis, yaitu Desa Tomok seluas 29,86 hektare yang mencakup 12 perkampungan, serta Desa Tomok Parsaoran seluas 11,94 hektare yang mencakup 13 perkampungan.

Ruang lingkup penataan kawasan tersebut sangat komprehensif, meliputi pembangunan jalan lingkungan, sistem drainase, pembangunan septic tank, tembok penahan tanah, pemasangan paving blok, penyediaan fasilitas pengelolaan sampah, hingga pemasangan lampu jalan demi keamanan dan kenyamanan warga. Pelaksanaan pekerjaan fisik direncanakan akan dimulai pada Mei 2026, seiring dengan target percepatan pembangunan yang dicanangkan oleh Bupati Vandiko T. Gultom.

Menteri Maruarar menegaskan agar seluruh program ini dijalankan dengan akuntabel dan tepat sasaran sesuai dengan standar yang telah disepakati bersama Pemkab Samosir. “Kawasan yang ditata harus betul-betul yang kumuh. Dicek benar, jangan sampai tidak tepat sasaran. Masyarakat juga harus menjaga kebersihan, jangan buang sampah sembarangan,” ujarnya.

Selain urusan perumahan, Menteri PKP juga meninjau kegiatan positif lainnya yang berjalan di wilayah ini, yakni upaya pembersihan eceng gondok di Danau Toba yang digagas oleh komunitas Sabam Sirait Peduli. Kegiatan yang telah berjalan selama satu tahun lima bulan ini bahkan mendapatkan dukungan pembiayaan langsung dari keluarga Maruarar, termasuk pemberian upah sebesar Rp150 ribu per hari bagi masyarakat lokal yang terlibat, sebuah inisiatif yang juga didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Samosir sebagai upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi warga.

Bupati Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan Menteri PKP. Menurutnya, kehadiran dan dukungan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pusat berjalan efektif berkat upaya bersama, membawa dampak nyata berupa pemenuhan hunian layak huni serta perbaikan tata ruang yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Samosir.

“Kehadiran Bapak Menteri membawa dampak nyata bagi masyarakat Samosir, khususnya dalam pemenuhan rumah layak huni dan penataan kawasan permukiman. Ini sangat kami butuhkan dan sejalan dengan visi kami untuk mewujudkan Samosir yang sejahtera dan berbudaya,” ungkap Bupati Vandiko.

 

(Paraloan Pakpahan)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!